Farid Nyak Umar Ajak Generasi Milenial Perkuat Syariat Islam Lewat Media Sosial

Ketua DPRK Banda Aceh Saat menjadi narasumber pada Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Siswa Kader Dakwah (Iskada) Kota Banda Aceh, di aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) kota Banda Aceh, Sabtu (24/9/2022)/Dok Ist.

“Potensi anak muda milenial sangat besar. Ini harus digunakan untuk hal-hal positif, agar tidak terjerumus pada narkoba, pergaulan bebas dan tindakan kriminal lainnya. Sebab generasi muslim milenial mudah beradaptasi, melek teknologi, aktif di medsos, dan berpikir terbuka. Mereka generasi harapan yang akan menentukan berhasil atau gagalnya penegakan syariat di Banda Aceh,” ungkap Farid yang juga Ketua DPD PKS Banda Aceh.

Farid juga menjelaskan, generasi milenial perlu menjadi pribadi positif. Melihat sesuatu dari sudut pandang yang positif dan melakukannya dengan optimis. Lalu mereka juga harus progresif terhadap tantangan dan perubahan dengan ikut terlibat aktif menanggapi isu kekinian. Seperti penegakan syariat Islam di kota Banda Aceh.

“Generasi milenial tidak boleh menjadi pribadi yang pesimis, apalagi apatis. Tidak ditentukan oleh lingkungan dan orang lain, tapi harus PD dalam menentukan sikap, dan mampu memvisualisasikan dirinya,” katanya.

Kedepan generasi milenial kata Farid, juga perlu menyiarkan dakwah islam dan penerapan syariat Islam di Aceh kepada sesama generasi milenial dan dunia luar dengan menggunakan sarana IT dan media sosial.

“Dengan kemajuan teknologi yang dimiliki dunia saat ini milenial Islam bisa aktif dan kreatif membuat konten dakwah islam yang menarik dan mudah dipahami,” ujar Farid yang juga kader Iskada itu.

Farid menambahkan, dengan kemajuan teknologi milenial bisa membuat even kreatif yang menarik minat generasi muda dengan muatan dakwah. Mendirikan berbagai komunitas dan mensyiarkan dakwah Islam yang berbasis komunitas.

Pos terkait