APJN.NET- BANDA ACEH-Menanggapi pernyataan segelintir pihak disejumlah media online di Banda Aceh, terkait kinerja Pj Walikota Banda Aceh Bakri Siddiq, yang dipastikan gagal menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) Banda Aceh tahun ini, dinilai terlalu cepat mengambil kesimpulan.
Seharusnya ketika berstatement dapat melihat terhadap langkah langkah apa saja yang harus dilakukan dan ikut memberikan dukungan agar roda pemerintahan di Banda Aceh bisa berjalan normal
“Bukan hanya bisanya berkoar koar di media tanpa memberikan kontribusi solusi dalam mengoptimalkan PAD di Banda Aceh khususnya,” ujar sumber media ini, ketika dimintai tanggapannya, Selasa (20/9/2022).
Menurutnya, tak perlu mencari kambing hitam atau lempar bola kesana kemari. Justru hanya pandai menyudutkan pemerintah tanpa berupaya merasionalisasi pemikiran pemikiran yang ada untuk kemajuan.
Selanjutnya, dikatakan tidak mungkin Pj Walikota Bakri Siddiq, lalai dalam meningkatkan PAD. Hanya saja butuh waktu karena tidak mungkin Pj Walikota melalaikan tugas yang telah diembannya itu dan tetap mengoptimalisasi PAD.
Pj Walikota, Bakri Siddiq kata sumber tersebut, merupakan seorang biokrasi yang berpengalaman dan bijak dalam memimpin serta memahami terhadap yang akan dilakukannya.
Pastinya, Pj Walikota telah memiliki langkah-langkah konkret dengan penuh tanggung jawab, dan mengoptimalkan PAD, dengan tetap memaksimalkan program pembangunan yang ada.
Bisa dipastikan Pj Walikota tetap berupaya merealisasikan program pembangunan secara signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan.






