Selain itu, bisa juga dengan membuka ruas-ruas tertentu sebagai lokasi parkir yang resmi untuk roda dua sehingga bisa turut berdampak pada kemudahan PKL dalam melakukan aktivitas jua beli.
“Aktivitas jual beli di kawasan itu bisa mencapai miliaran rupiah per harinya saat sebelum Covid-19 melanda. Jadi, kita harapkan bisa ditindaklanjuti sesegera mungkin, tentu ini juga untuk menambah PAD bagi Banda Aceh,” ujarnya.
Irwansyah menambahkan, hal itu juga berlaku bagi ruas jalan lain di Banda Aceh yang keberadaan PKL-nya masih belum tertata dengan baik sesuai aturan berlaku. Dengan demikian wajah Banda Aceh tampak lebih indah.
“Di saat kota lain sedang berbenah diri, kita masih belum melakukan dan membenahinya,” pungkas Irwansyah.[ril]






