Sementara itu, Ketua yang terpilih pada MUSDA VI IPHI Banda Aceh Ir H Fauzan Zakaria menyatakan bahwa MUSDA merupakan sebuah mekanisme 5 tahunan yang diselenggarakan untuk mempertegas visi dan misi IPHI, selain sebagai amanat organisasi yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan khittah para inisiator IPHI terdahulu.
“Ibarat pepatah, IPHI seperti anak hilang yang harus segera dikembalikan ke induk dengan menyelenggarakan MUSDA, IPHI harus menatap ke depan sehingga dapat lebih besar berbuat kemaslahatan bagi umat di Kota Banda Aceh,” ujar Ustadz Fauzan yang Dewan Imam Masjid Oman/Al-Makmur Lampriek Bandar Baru Kuta Alam itu.
MUSDA VI IPHI Kota Banda Aceh resmi dibuka oleh Dr H Bustami Usman MSi selaku Ketua Pengurus Wilayah IPHI Aceh.
“Harapan saya, IPHI ke depan harus dapat merangkul semua pihak dan bekerja untuk rakyat dengan landasan amal, ini yang paling penting selain menjaga silaturrahmi dan ukhuwah persaudaraan di Kota Banda Aceh. Selain itu pengurus harus dapat bersaing dan mengikuti perkembangan zaman dan teknologi, misalnya dengan membuat sistem keanggotaan IPHI secara otomatis dan terpusat, sehingga peran IPHI dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kota Banda Aceh.
Akhir kata dengan mengucapkan Bismillahirrahamanirrahim, MUSDA VI IPHI Kota Banda Aceh tanggal 25 Juni 2022 ini secara resmi saya buka,” tutur H Bustami Usman, mantan Ketum DPW BKPRMI Aceh dan mantan Kabankesbangpol Aceh ini.
MUSDA IV IPHI Banda Aceh berakhir dengan menghasilkan Ketua Tgk H Fauzan Zakaria dan Sekretaris H M Iqbal S.Ag MH.






