Permabudhi Provinsi Aceh Gelar Dharma Shanti Waisak Tahun 2022

APJN.NET- BANDAACEH– Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Provinsi Aceh bekerjasama dengan Vihara-Vihara sekota Banda Aceh dan didukung oleh Bimas Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh menggelar Dharma Shanti Waisak 2022, Kota Banda Aceh, bertajuk “Moderasi Beragama untuk Indonesia Bahagia”Jalan Tengah Meneguhkan Keluhuran Bangsa.

Kegiatan tersebut diselenggarakan, Minggu, 12 Juni 2022 sekitar pukul 19.30 Wib s/d 22.45 Wib, di Gedung Serba Guna Suwarnadwipa Vihara Dharma Bakti, Banda Aceh.

Ketua panitia Fajar Saputra, didampingi sekretaris Ades Susanto, mengatakan dengan digelarnya kegiatan Dharmashanti Waisak ini, diharapkan akan semakin meningkatkan antusiasme dan kebanggaan umat Buddha terhadap peringatan hari raya
penuh kesucian ini.

“Kegiatan ini sebagai ajang pemersatu dan memperkokoh persaudaraan serta toleransi di intern umat Buddha maupun antar umat beragama dengan Pemerintah,” tuturnya.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Vihara-Vihara di Kota Banda Aceh, organisasi / institusi Buddhis maupun perorangan.

Lanjutnya, pengunjung yang hadir diperkirakan capai 500 orang terdiri dari tamu undangan, tokoh Agama, tokoh masyarakat dan masyarakat umum di dalam maupun dari luar Kota Banda Aceh.

Dharmashanti Waisak 2022 dibuka oleh Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh yang diwakili oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh (Kabid PHU) Drs H Arijal, M.Si, didampingi Pembimbing masyarakat (Pembimas) Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, Ketut Panji Budiawan, SH, S.Ag, MM, Pembimbing masyarakat (Pembimas) Hindu, Sahnan Ginting, S.Ag, Pembimbing masyarakat (Pembimas) Katholik, Baron Ferryson Pandiangan, S.Ag, M.Th, Pembimbing masyarakat (Pembimas) Kristen yang diwakili Bastanta Bangun, S.Pd, Ketua Lembaga Pengembangan Tripitaka Gatha (LPTG) Aceh, Yuswar, S.E, Ketua Pengurus Daerah Majelis Buddhayana Indonesia Provinsi Aceh yang diwakili Ketua Majelis Agama Buddha Kuan Tao Indonesia Provinsi Aceh, Eddy Aminata, dan Ketua Majelis Nichiren Soshu Buddha Dharma Indonesia Provinsi Aceh, Armin Pamudji.

Pos terkait