Sistem Zonasi Seleksi Penerimaan Siswa Sesuai Tempat Tinggal, Ini Tujuannya

merdeka.com/IB

– zona pelayanan,

– zona tutupan yaitu zona hutan,

– zona pemukiman,

– zona daerah aliran sungai (DAS) dan lain-lain.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Zonasi
Ada kelebihan dan kekurangan dari sistem zonasi dalam dunia pendidikan. Melansir dari Zenius, ini penjelasan kelebihan dan kekurangan sistem zonasi:

Kelebihan Sistem Zonasi:

1. Pemerataan Pendidikan dengan Kualitas Terbaik

Setiap calon siswa harus melanjutkan pendidikannya ke sekolah terdekat dari domisili. Hal ini bertujuan agar pemerataan atas kualitas pendidikan benar dan nyata adanya.

Para calon siswa yang dibidik dengan domisili terdekat tanpa harus memiliki latar belakang prestasi. Tentu hal ini sebagai bentuk pemerataan agar siapapun bisa mendapatkan pendidikan berkualitas.

2. Rotasi Guru Dilakukan Secara Merata

Penerapan sistem zonasi tidak hanya berpengaruh terhadap siswa saja, melainkan kepada tenaga pengajar juga. Penerapan pertukaran guru bisa dilakukan sesuai kebutuhan setiap sekolah. Setidaknya hal ini berlaku di kawasan atau areal tertentu.

Pihak pemerintah ikut serta dalam memastikan bahwa di setiap sekolah tersebut memiliki guru yang berkualitas dan bermutu. Pemerataan diberlakukan terhadap sarana prasarana sekolah. Tujuannya agar pemerataan bisa dilakukan ke seluruh aspek.

3. Menghilangkan Paradigma Jual Beli Bangku

Paradigma yang tumbuh dalam dunia pendidikan tidak hanya perihal anak pintar dan sekolah unggul. Salah satu yang mungkin sudah sering Kamu dengar adalah tentang jual beli bangku. Maka sistem zonasi diterapkan dengan salah satu tujuannya yaitu menghilangkan sistem jual beli bangku.

Pos terkait