Ilham Bintang menceritakan perjalanannya bersama Atal S.Depari dan Asro Kamal Rokan, anggota Dewan Kehormatan, ke acara Hari Wartawan Nasional (Hawana) Malaysia, akhir pekan silam, di Putra Jaya, Kuala Lumpur.
Dari momen anjangsana ke negeri jiran itu, beredar foto-foto kemesraan dirinya dengan ketum PWI Pusat, yang lantas mengundang beragam komentar.
Momen kebersamaan yang luar biasa. Menyenangkan melihatnya. Macam-macam, pokoknya. Rekonsiliasi, ada pula yang mengesankan demikian.
Ilham Bintang meluruskan apa yang selama ini berkembang. Ia menyatakan, tak pernah ada masalah antara dirinya dengan ketum. Apalagi secara personal. “Kami baik-baik saja, no hard feeling” katanya, menegaskan.
Jika ia selama ini dikesankan bersikap “keras”, sepenuhnya dalam koridor organisasi. Ia, misalnya, tak menginginkan adanya pertentangan antara pengurus pusat dan daerah. Perselisihan di antara sesama pengurus, apalagi harus saling mengadukan. Saling melapor ke polisi. Itu tabu. Menodai marwah organisasi.
“Itu yang selalu saya ingatkan,” ujar Ilham Bintang, yang saat memberikan sambutan didampingi dua anggota Dewan Kehormatan, Asro Kamal Rokan dan Sasongko Tedjo.
Apa yang dikemukakan Ilham Bintang diamini oleh Atal S.Depari, yang terakhir memberikan sambutan. Ketum PWI Pusat menyatakan bahwa ia dan Ilham Bintang sudah berteman lama. Ilham Bintang menjadi salah satu sahabat terbaiknya. Atal mengingatkan bahwa prinsip persahabatan itu adalah saling mengingatkan.
Jadi, memang, “Tak pernah ada masalah antara saya dengan Pak Ilham Bintang,” ujar Atal.






