APJN.NET- BANDA ACEH– President Director PT Trans Continent Ismail Rasyid mengatakan kedepan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) harus secara intent mengedukasi para pelaku UKM dalam pengelolaan usaha, terutama manajemen keuangan.
Hal itu bisa dilakukan oleh Bidang Perbankan dan Finansial, melalui program klinik bisnis UKM daerah. Jadi tidak hanya sekedar memberikan pinjaman modal kerja seperti yang terjadi selama ini, tetapi hal itu perlu dibarengi dengan pelatihan-pelatihan.
“Sehingga jika sebelumnya tidak bankable, semoga nantinya bisa jadi bankable dengan sistem keuangan yang lebih baik. Misalnya dengan membuat neraca atau laporan keuangan,” kata alumni Unsyiah tersebut, Rabu (24/5/2022).
Selain itu KADIN Aceh bisa bersama Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) memberikan pelatihan memasak yang dipandu langsung oleh chef prifesional yang disediakan oleh KADIN.
Pelatihan dapat diberikan kepada kaum perempuan, misalnya yang berdomisili di Banda Aceh dan Aceh Besar.
Menurut Ismail Rasyid, UMKM merupakan ujung tombak dalam perekonomian yang sebagian besar pelaku usaha tersebut adalah kaum perempuan.
“Nah, untuk itu pelatihan yang di lakukan harus dengan pendampingan dan pemberian modal agar pelatihan bisa berkelanjutan. Lalu, apakah selama ini kegiatan semacam ini pernah dilakukan, saya tidak tau,” katanya.
Ismail Rasyid pun berpendapat bahwa kegiatan pelatihan UMKM perlu diselenggarakan KADIN bersama dengan komunitas IWAPI dan dapat dilakukan secara berkesinambungan.
Karena itu katanya lagi sudah sepatutnya semua pihak mendukung program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan industri kecil menengah ini agar tanggap dan mandiri secara finansial.






