Libur Telah Usai, Hati-hati ‘Post-Holiday Blues’ yang Bisa Bikin Cemas

Ilustrasi. Libur panjang telah usai, Anda perlu mewaspadai post holiday blues yang bisa memicu rasa cemas. (iStock/Koldunov)

APJN.NET-JAKARTA-Libur Lebaran 2022 telah usai. Artinya, pekerja harus kembali beraktivitas.

Namun, banyak dari pekerja yang mengaku tidak siap untuk kembali menghadapi padatnya pekerjaan pascaliburan. Kondisi ini biasanya dinamakan post-holiday blues.

Post-holiday blues biasanya mengacu pada tekanan mental jangka pendek, kecemasan, dan kesedihan yang muncul setelah liburan. Para ilmuwan sebenarnya telah mempelajari efek liburan pada individu.

Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan dalam pemanfaatan layanan psikiatri, perilaku melukai diri sendiri, dan upaya bunuh diri selama liburan. Namun, peningkatan akan hal tersebut terjadi setelah liburan.

Mengutip Very Well Mind, berikut tanda-tanda seseorang yang mengalami post-holiday blues.

– cemas;
– tidak termotivasi;
– suasana hati yang buruk;
– mudah tersinggung;
– stres;
– depresi;
– insomnia;
– khawatir berlebih soal keuangan.

Ilustrasi: Kondisi post hollday blues bisa terjadi akibat terlalu lelah selama berlibur.[Istockphoto/Jakraphong Pong Pongpotganatam]
Orang yang mengalami post-holiday blues biasanya mengalami emosi yang beragam, mulai dari merasakan kekosongan, kecewa, kesepian, stres, hingga merasa kehilangan.

Pertanyaannya, bagaimana bisa emosi negatif seperti di atas muncul setelah libur panjang? Penyebab emosi tersebut bisa beragam, seperti kelelahan saat perjalanan liburan dan harus kembali berpisah dari keluarga.

Cara Mengatasi Post Holiday Blues

Pos terkait