Dari sisi ekonomi, katanya, laju pertumbuhan ekonomi Banda Aceh berada di atas level provinsi dan bahkan nasional.
“Setelah sempat menyentuh angka minus 3,29 pada 2020 akibat pandemi, tahun lalu ekonomi Banda Aceh mampu bangkit dan tumbuh 5,53 persen,” tuturnya lagi.
Ia juga menyebutkan, selain itu Banda Aceh turut mencatatkan sejumlah pencapaian positif sepanjang 2021, diantaranya angka pengangguran terbuka turun dari 9,54 persen (2020) menjadi 8,94 persen dan pendapatan per kapita naik menjadi Rp 78, 16 juta dibanding Rp 73,30 juta (2020).
Kemudian itu, pencapaian gemilang juga dicatatkan Banda Aceh pada sektor kesehatan dan pendidikan.
“Pastika Parahita dan Kota Sehat Swasti Saba Padapa adalah dua penghargaan nasional bidang kesehatan yang mampu kita raih. Sementara indeks pendidikan Banda Aceh juga meningkat drastis dari 50 menjadi 92 persen pada 2021,” ungkapnya.
Wali Kota Aminullah pun mengucap syukur dan terima kasih atas kerja keras segenap unsur pemerintahannya dan tentu saja dukungan dari masyarakat.
“Alhamdulillah ini dapat kita capai berkat dukungan masyarakat dan kerja keras seluruh aparatur kota. Semoga ke depan dapat terus kita pertahankan dan tingkatkan lagi demi kesejahteraan warga kota,” pungkasnya. (Rd)






