Kemudian, Ketua DPRK juga berharap Pemerintah peduli dan solutif terhadap berbagai persoalan salah satunya masalah kenaikan harga sembako menjelang hari raya nanti.
“Dalam sidang paripurna ini, kami juga meminta pemerintah hadir menangani persoalan harga sembako yang terus naik, karena ini menyangkut menyangkut dengan kebutuhan dasar warga,” tutur Farid yang juga Ketua DPD PKS Banda Aceh.
Dalam kondisi seperti itu juga lanjut Farid, pemerintah dan instansi terkait harus hadir untuk melakukan pengawasan hingga penertiban. Pemerintah harus memastikan stok sembako tersedia dengan cukup serta harganya stabil. Sebab masyarakatlah yang paling dirugikan, dan merasakan dampaknya.
Dalam kesempatan itu, terkait pelaksanakan syariat islam, Farid meminta kepada Pemko banda aceh, instansi terkait atau Tim Terpadu Penegakan Syariat Islam (T2PSI) yang telah dibentuk agar terus memantau dan mengawasi pelaksanaan penegakan syariat islam.
“Jangan sampai kejadian pelanggaran syariat islam pada bulan ramadhan tahun lalu terjadi lagi pada tahun ini. Karena itu, kami mengajak kita semua mengantisipasi dan mendeteksinya jika ada potensi pelanggaran syariat islam terjadi di kota tercinta kita ini,” katanya.
Oleh karena itu DPRK juga meminta kepada instansi terkait agar melakukan pemantauan atau pengawasan secara intensif di beberapa tempat kerumunan masyarakat kota banda aceh pada malam hari, seperti kawasan Blang Padang yang sudah mulai ramai dari mulai magrib hingga selesai pelaksanaan shalat tarawih.
Begitu juga dengan pelayanan publik, DPRK meminta agar Pemko Banda Aceh memberikan pelayanan terbaik kepada warga kota, seperti distribusi air bersih secara merata kepada warga kota serta perbaikan infrastruktur publik lainnya.






