Polemik Tanah Erpack Kelurahan Girian Indah, Pemkot Bitung Jangan Diam

Photo Ist

Bicara soal siapa yang salah dan siapa yang benar,marilah seluruh pihak duduk bersama dan marilah saling menunjukan bukti bukti surat agar persoalan cepat terselesaikan.

Lanjut Kaiko, sebagai ketua investigasi, dirinya sudah banyak bukti yang didapatkan dilapangan, salah satu bukti adanya dugaan konspirasi beberapa oknum dengan cara menjual tanah tanpa sepengetahuan ahli waris.

“Saya minta dengan hormat ibu lurah Lintje Sanger, agar jangan membawa bawa atas nama keluhan masyarakat, dan saya tanyakan kepada ibu Lurah kira kira masyarakat mana yang ibu maksudkan, sedangkan saya sudah investigasi tidak ada masyarakat yang komplen, bahkan setelah saya telusuri tidak ada masyarakat yang komplen hanya ibu Lurah saja dengan beberapa oknum penggarap,” tegasnya.

Masyarakat saat itu menanyakan langsung sambil berteriak-teriak “kami masyarakat, jangan bawa bawa kami disini justru kami merasa berterima kasih kepada ahli waris yang sudah memberi hibah sebagian tanah kepada kami”

Sempat wartawan mengejar ibu lurah untuk mewancarai dan mempertanyakan kira kira siapa dan masyarakat mana yang ibu maksudkan,namun dengan spontan sambil meninggalkan lokasi Lurah menjawab “Bagainana lagi ini kalian wartawan dalam situasi seperti masih ada wawancara lagi” jelasnya terhadap wartawan.

Sebelum berita ini di publikasikan, para awak media memastikan serta menghubungi kembali kepada beberapa sumber yang ada kaitan dalam pemberitaan ini, dan akhirnya sumber dari ibu Lurah Lintje Sanger lewat ponsel menambahkan mengenai pengeluhan “opa Alex Puasa yang berkebun yang dia tanam pepaya dengan pisang kasian dan yang tanahnya mereka ada buat pos sekarang kasian, dan kalau yang pertama kali itu masyarakat yang mereka ada ancam tanggal 27 desember “keluar keluar kata mereka” imbuhnya.

Pos terkait