Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman Terima Gelar Adat Aceh

Penyerahan gelar oleh Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al Haythar dan Putroe Phang Majelis Adat Aceh Dr Harbiyah A Gani, M.Pd, mewakili Rakyat Aceh, Kamis, (10/3/2022) / Dok Pendam IM

Wali Nanggroe Aceh mewakili masyarakat Aceh dalam sambutannya merasa bahagia atas kedatangan Kasad beserta ibu ke Tanah Rencong. “Tentunya kami semua merasa senang kedatangan bapak kesini (Aceh). Saya berharap Kasad dengan ibu selama di Aceh merasa nyaman. Dan ini suatu kenangan manis untuk kita semua (masyarakat Aceh),” ungkap Wali Nanggroe Aceh.

Aceh telah berdamai selama 17 tahun, Wali Nanggroe Aceh dengan Pemerintah Aceh berkomitmen untuk bersama-sama menjaga perdamaian dan membangun Aceh. Karena menurut Wali Nanggroe Aceh, perdamaian sangat penting sekali. Jika tidak ada perdamaian, ketenangan dan pembangunan di Aceh dapat terkendala.

“Perdamaian ini kita harapkan terus terpelihara pada masa datang, agar Aceh dapat membangun, mensejahterakan masyarakat dan menjadi suatu daerah yang kuat,” pungkas Wali Nanggroe Aceh mewakili masyarakat Aceh.

Sementara itu, Kasad beserta istri mengungkapkan rasa bangga dan mengaku terharu serta mengucapkan terima kasih kepada Wali Nanggroe Aceh yang menobatkan Kasad sebagai Sri Lila Meukuta Abdurachman dan Ketua Umum Persit sebagai Cut Nyak Rahma.

“Ini merupakan penghargaan yang luar biasa bagi saya dan tentunya istri saya,” ungkap Kasad. Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M berharap semoga dapat menjadi pemicu semangat untuk melaksanakan tugas sebagai Kasad.

Menurut Kasad, tentunya ada konsekuensi dari gelar yang telah dinobatkan ini bagi dirinya sebagai Kasad dan Ketum Persit KCK, yaitu TNI AD harus berkontribusi secara langsung terhadap masyarakat Aceh. Hal ini sesuai dengan 7 Perintah yang telah dikeluarkan Kasad dimana bertugas TNI AD harus hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat apapun bentuknya dan senantiasa menjadi solusi.

Pos terkait