Pangdam IM Lepas Keberangkatan Satgas Pamtas RI-PNG Penyangga Yonif RK 113/JS

Photo Kolase

Pangdam IM juga berharap bahwa setiap personel Satgas harus dapat memaksimalkan keamanan personel dan materiil serta dapat fokus untuk mengoptimalkan pencapaian tugas pokok.

“Yang tidak kalah penting, di dalam setiap langkah dan berkegiatan harus selalu waspada, jangan ceroboh atau menganggap remeh apapun selama di daerah operasi,” pesannya.

Kepada prajurit Satgas Pamtas, Pangdam IM berpesan untuk menghormati budaya, kearifan lokal setempat dan komunikasi yang baik dengan tokoh adat, agama dan penduduk sekitar wilayah Papua.

“Ambil hati dan pikiran mereka, dengarkan keluhan mereka dan berikan jawaban serta solusi terbaik untuk mereka, sehingga kehadiran kita di sana dapat membawa solusi terhadap permasalahan masyarakat sekitar,” pesan orang nomor satu di Kodam IM ini.

“Semoga para prajurit sekalian selalu mendapatkan perlindungan, diberikan kemudahan dan kelancaran serta berhasil dalam pelaksanaan tugas di Papua,” doa Pangdam IM menutup amanatnya.

Upacara pemberangkatan Satgas Pamtas RI-PNG Penyangga Yonif RK 113/JS itu diakhiri dengan doa bersama dan dilanjutkan yel – yel Yonif RK 113/JS yang ditampilkan prajurit Satgas tersebut.

Turut hadir Danrem 011/LW, para Asisten, Kabalak dan Komandan Satuan jajaran Kodam Iskandar Muda, Walikota Lhokseumawe, Bupati Aceh Utara, Bupati Bireuen dan unsur Forkopimda Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bireuen.[Wiwin Hendra]

Pos terkait