Dia juga menyampaikan jika PDAM Tirta Daroy tidak bisa mensuplai air bersih ke gampong Jeulingke secara rutin khususnya Dusun Rawa Bakti, meminta PDAM agar bisa menyediakan mobil tangki pengangkut air bersih ke rumah-rumah warga.
“Jikalau PDAM Tirta Daroy, tidak mampu mensuplai air bersih, kami minta untuk dikirimkan mobil tangki air ke rumah rumah warga, agar kebutuhan akan air bersih tersebut dapat dirasakan manfaatnya.
“Kami sangat membutuhkan air bersih, hingga berhari-hari kami harapkan air bersih juga tidak kunjung datang. Percuma saja petugas PDAM lalu lalang dan hilir mudik di lokasi, namun tidak ada solusinya,” tambah Hardi.
Sementara itu Anggota DPRK Banda Aceh, Heri Julius, mengakui telah berulang kali menerima keluhan warga soal kemacetan air PDAM di Jeulingke.
Selanjutnya, sebut Heri Julius, menyangkut dengan banyaknya keluhan warga, dirinya juga telah menyampaikan keluhan itu ke PDAM, seraya berharap pihak PDAM tidak mencari-cari pembenaran tetapi harus segera dicari jalan keluarnya.

Menanggapi hal tersebut, koordinator PDAM wilayah Syiah Kuala, Yusnidar menyebutkan bahwa dalam minggu ini debit air kurang dengan beberapa kendala pada produksi, namun demikian pihaknya, akan berusaha untuk mengoptimalkannya kembali.
“Nanti kita pantau cek kembali, pada pipa jaringan di Jeulingke,” ujar Yusnidar, sembari mengatakan sudah dioptimalkan dan setelah shalat zhuhur, akan dilakukan pemantauan atau mengecek kembali pada pipa jaringan di Jeulingke,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Daroy, Banda Aceh, T Novizal Aiyub, ketika di konfirmasi terkait hal tersebut hanya mengirimkan jawaban lewat akun Instagram tirtadaroy_bna
via Whatshapp kepada media ini.






