Kemudian yang hadir adalah Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Dr. Drs. H. Agus Kurniady Sutisna, M. M. M. H, Irwasda Polda Aceh, Kombes Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M. M, para PJU Polda Aceh dan Pamen Polda Aceh.
Peserta apel lainnya personel Pomdam IM, Polri, Basarnas, Satpol PP, PLN dan sejumlah instansi terkait lainnya.
Apel gelar pasukan diawali dengan penghormatan pasukan, laporan komandan apel, penyematan pita tanda Operasi Lilin Seulawah 2021 kepada 3 perwakilan masing-masing dari Pomdam IM, Polri dan Satpop PP, pembacaan amanat Kapolri dan diakhiri dengan pembacaan do’a.
*Kapolda Aceh Baca Amanat Kapolri*
Kapolda Aceh dalam amanat tertulis Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si, diantaranya mengatakan, apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi “Lilin-2021” dalam rangka pengamanan perayaan Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan Mitra kamtibmas lainnya.
Perayaan Natal dan Tahun Baru oleh masyarakat secara universal dirayakan melalui kegiatan ibadah dan perayaan pergantian tahun di tempat-tempat wisata, yang akan meningkatkan aktifitas pada pusat keramaian. Peningkatan aktifitas masyarakat ini tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, ganguan kamseltibcar lantas, dan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19, kata Kapolda Aceh.
Oleh karena itu Polri menyelenggarakan Operasi Lilin-2021 yang akan dilaksanakan selama 10 hari, mulai dari tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022 dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman, kata Kapolda.






