APJN.NET – BANDA ACEH – Untuk mendukung kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh jajaran, Mabes Polri dan Polda Aceh mengirimkan 130 tenaga kesehatan (Nakes) berstatus BKO untuk menjadi vaksinator ke jajaran.
Ini menunjukkan keseriusan Polda Aceh dalam menggarap serta meningkatkan target capaian vaksinasi, yang pada akhir Desember 2021 harus tembus 70 persen.
“Polda Aceh sangat serius dalam hal target capaian akhir Desember harus tembus 70 persen. Ini jadi tolak ukur herd immunity dan antisipasi Covid-19 varian baru Omicron,” sebut Winardy.
Masyarakat Diminta Waspadai Covid-19 Varian Baru Omicron
Dalam kesempatan itu, Winardy juga mengingatkan seluruh masyarakat Aceh untuk mewaspadai varian baru Omicron. Temuan kasus pertama Covid-19 varian Omicron tersebut sebagaimana diumumkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kamis (16/12).
“Bapak Menkes sudah mengumumkan tentang deteksi varian Omicron. Kita patut mewaspadai itu, karena penularannya lebih cepat dari varian Delta. Covid-19 varian Omicron ini juga tanpa gejala, masih sehat, tak ada demam, dan tidak ada batuk-batuk. Kalau tidak vaksin berpeluang menyebabkan kematian,” kata Winardy.
Oleh karena itu, salah satu upaya untuk menangkal Covid-19, terlebih varian omicron adalah dengan vaksinasi. Setidaknya apabila terpapar efeknya tidak terlalu parah.
“Intinya, vaksin adalah ikhtiar nyata kita dalam menangkal dan meminimalisir efek dari paparan Covid-19, terlebih varian baru Omicron,” tutupnya.[]






