Peristiwa itu menurut Kapolres AKBP Rocky terjadi pada Minggu (12/12/2021) pagi dan baru diketahui warga sekitar pukul 06.30 WIB.
Pihaknya bersama Basarnas Medan, aparat TNI, BPBD Pakpak Bharat serta dibantu SAR dan tim dari Kota Subulussalam sedang melakukan pencarian terhadap korban.
“Terjadi kecelakaan tunggal, namun karena medan lokasinya cukup sulit sehingga kita tetap melakukan upaya lebih keras dalam pencarian korban. Mari sama-sama kita doakan agar korban segera ditemukan dan dievakuasi,”imbau Kapolres AKBP Rocky.
Sejauh ini menurut Kapolres AKBP Rocky kendala utama dalam pencarian karena medan dan arus cukup deras.
Untuk itu proses pencarian menggunakan alat berupa kamera dalam air untuk mendeteksi keberadaan korban.
Kapolres AKBP Rocky juga meminta dukungan para wartawan atau jurnalis di sana sehingga korban dapat segera ditemukan.
Ditegaskan, tidak ada batas waktu pencarian terhadap korban mobil masuk jurang. Namun proses pencarian akan terus dilakukan hingga para korban ditemukan dan dievakuasi sesuai aturan.
“Tidak ada batas waktu, kita akan terus melakukan pencarian sampai ketemu, para korban ini kita evakuasi,” ujar AKBP Rocky.
Sementara jumlah korban yang ada dalam mobil nahas itu, Kapolres AKBP Rocky menyatakan belum dapat menyimpulkan.
Jumlah korban masih simpang siur ada informasi menyebutkan penumpang mobil terkait berjumlah tujuh orang namun adapula menyatakan hanya enam orang.
Kendati demikian, kepolisian sudah mendapat laporan dari pihak keluarga terkait penumpang di mobil tersebut berjumlah tujuh orang dan ini hanya data sementara.






