“Dan ketika kami mendapat laporan dari masyarakat pengguna jasa PDAM Tirta Keumining semuanya sesuai fakta yang terjadi,” paparnya.
Lanjut Saifullah, umumnya masyarakat yang menggunakan jasa PDAM Tirta Keumuning baik yang di Kota maupun yang di daerah pedalaman sering mengalami kekurangan air dan ketika hidup yang keluar air keruh.
“Ini sungguh ironis, dan sangat disayangkan pihak perusahaan terkesan melakukan pembiaran seolah olah tidak ada masalah,” sebutnya.
Disini, lanjut Saifullah kita tidak mencari siapa benar dan salah, namun dari pihak DPRK Langsa sangat berharap keluhan masyarakat tersebut dapat segera direspon oleh pihak PDAM Tirta Keumuning.
Selanjutnya, dikatakan Saifullah, berkaitan apa yang telah disampaikan oleh staf nya di media masa nantinya akan kita pertanyakan pada rapat kerja terbuka.
“Jangan ketika ada masukan atau kritikan dari masyarakat malah kita selalu mencari pembenaran, jadi saya mengharapkan kritik dan saran itu wajar, namun tetap berprasangka baik, jangan digiring ke hal untuk pencitraan,” jelasnya menambahkan. i
“Direncanakan sebelum akhir tahun 2021 ini pihaknya dari DPRK Langsa akan melakukan rapat kerja terbuka bersama Pemko Langsa dan PERUMDA PDAM Tirta Kemuning terkait berbagai laporan yang disampaikan oleh Masyarakat,” pungkasnya. []
Diliputan Wiwin Hendra






