Dikatakannya, banyak kasus yang telah ditanganinya, seperti sakit yang menahun, gejolak emosi yang tidak stabil, bahkan perilaku-perilaku yang agak aneh dan hal itu justru dapat diselesaikan dengan beberapa terapi psikologi yang pernah dilakukannya.
Tambahnya, kesehatan mental memiliki peranan penting dalam pengambilan keputusan, tindakan dan kesehatan fisik manusia.

Ia berpesan, kepada orang tua untuk terus belajar memaafkan semua kejadian buruk yang pernah dialami dan teruslah belajar ilmu parenting sehingga anak anak tidak menjadi korban dari kesalahan perilaku kita sebagai orang tua.
“Dan hal ini memang butuh waktu tetapi jika tidak dilakukan ini akan menjadi bumerang bagi kita di masa depan karena apa yang kita tanam itu yang akan kita tuai,” imbuhnya.
Lebih lanjut senada juga disampaikan Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap Langsa, Ryanda, melalui Furqan, tentang pentingnya ilmu parenting.
“Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah mengatakan bahwa Setiap anak dilahirkan dalam kondisi fitrah kecuali orang tuanya yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi,” sebutnya.
Terangnya, bahwa hal ini menunjukkan bahwa setiap anak adalah representasi dari didikan para orang tua, dan sudah seyogyanya jika ingin melahirkan generasi emas, kita harus memperbanyak kajian-kajian tentang bagaimana mendidik anak dengan baik, dan salah satunya juga adalah bagaimana kita menyembuhkan luka psikologis yang pernah kita alami di masa lampau “(Inner Child ).
Ia juga menambahkan sangat bersyukur bisa berkolaborasi dengan Yayasan Almarhamah untuk menyelenggarakan Parenting Class dan Wakaf Sumur di Kota Langsa.






