Sedangkan KMP Aceh Hebat 3 bertolak dari Galangan PT Citra Bahari Shipyard, Tegal, Jawa tengah.
Bahkan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meluncurkan kapal roro 1.300 GT atau yang diberi nama KMP Aceh Hebat I di Galangan PT. Multi Ocean Shipyard (PT.MOS).
Ketiga kapal ini berlayar usai mengikuti beberapa pengujian seperti uji kemiringan, uji berlayar, dan fungsi seluruh komponen.
KMP Aceh Hebat merupakan hasil dari program pengadaan kapal Ferry roro dibawah Dinas Perhubungan Aceh.
Walaupun pembelian, namun ketentuan ini patut dipertanyakan kepada pemerintah terkait transparansi dan keabsahan nilai jual kapal tersebut ke publik
Hal ini tentu saja menimbulkan pertanyaan besar dimata publik, yaitu pembelian kapal sebanyak 3 buah itu dilakukan rentang waktu 10 bulan saja dan disinyalir adanya dugaan Kapal Aceh Hebat itu dibeli oleh Pemerintah Aceh berupa barang bekas.
Kebijakan ini memunculkan reaksi publik, dimana adanya dugaan Mark Up dalam pembelian kapal masing bernilai Rp178 miliar itu
Bahkan proses pembelian kapal itu tanpa melalui lelang sehingga publik bertanya atas kebijakan ini.
Atas dasar prihal tersebut gerakan Aceh Hebat kembali menyampaikan aspirasinya melalui tuntutan dimaksud, guna memperjelas persoalan yang masih menimbulkan tanda tanya.
Aksi unjuk rasa itu, berjalan damai dan diterima oleh Kabid Pelayaran, Muhammad Al- Qadri, tanpa adanya reaksi keras dari para pengunjuk rasa, dan dikawal ketat oleh puluhan personel Polresta Banda Aceh. [ ]






