Karena, lanjut Nova, vaksinasi adalah ikhtiar kita untuk keluar dari pandemi. Seperti yang dilaksanakan oleh alumni AKABRI 98 ini.
“Secara pribadi dan kelembagaan, saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan alumni AKABRI 98. Ini adalah ikhtiar nyata untuk mensukaeskan program vaksinasi,” ujar Nova Iriansyah.
Selanjutnya, Pangdam IM dalam kesempatannya juga mengajak awak media untuk ikut andil dalam membantu Forkopimda Aceh dalam mensisialisasi kepada masyarakat tentang vaksin.
“Mohon bantuan awak media untuk ikut mensosialisasi kepda masyarakat agar capaian vaksin harian kita bisa tercapai,” tukasnya.
Dalam kesempatan itu juga, Kapolda dan Pangdam ikut menanggapi secara positif pernyataan Kadis Pendidikan Aceh Drs. Alhudri, MM., yang tegas terhadap pelaksanaan percepatan vaksinasi siswa usia sekolah.
Mereka sepakat dan mendukung upaya percepatan vaksinasi siswa usia sekolah yang dilakukan Dinas Pendidikan Aceh.
Ketegasan untuk keselamatan banyak orang adalah bentuk tanggung jawab seorang pemimpin dan merupakan hukum tertinggi “Salus Populi Suprema Lex Esto”.
“Kita patut mengapresiasi pernyataan sikap tegas Kadisdik Aceh, bagi Kepala Sekolah yang tidak mampu mengendalikan vaksinasi di sekolahnya patut dievaluasi,” kata Kapolda yang ikut diiyakan Pangdam.
Pernyataan tegas itu, adalah ungkapan kasih sayang kepada warga sekolah agar imunitas dan herd immunity segera tercipta.[]






