APJN.NET – LANGSA– Ketua Pemuda Tani HKTI Provinsi Aceh Nurul Fazri beserta petani milenial Aceh Timur dan kota Langsa melakukan kegiatan blusukan ke kebun kelompok Tani Rumpun Bambu, desa Timbang Langsa, kecamatan Langsa Baro, kota Langsa, Minggu (19/09/2021).
“Blusukan tersebut bertujuan untuk melihat hasil kebun kelompok tani di tanah seluas 60 Hektar dan telah berhasil menanam sayuran seperti vanili anggur, porang dan jenis tanaman yang dibutuhkan pasar,” ujar Nurul Fazri.
Menurutnya, hasilnya blusukan tersebut ditemukan beberapa kendala, dimana para petani keluhkan kekurangan modal, ketiadaan sumber air dan kebutuhan traktor roda 4 untuk mengelola lahan seluas 60 hektar itu.
Anto anggota kelompok tani Rumpun Bambu menjelaskan selama ini pihaknya mengalami kendala di bagian suplai air karena para petani masih membeli air didaerah setempat dan terkadang menunggu curah hujan tinggi untuk menyiram tanaman.
“Selama ini kami tidak ada alat untuk membuat sumur bor dan juga tidak ada subsidi pupuk dalam mengelola lahan sebesar ini, baik dari sewa alat atau kelengkapan lainnya belum ada bantuan dari pihak mana pun sampai sekarang, disisi lain pun bisa dibilang kami kurang modal,” sebut Anto.
Ia juga menyebutkan biasanya hasil dari kebun tersebut akan di ekspor dan langsung di jual kepada konsumen.
“Dan semoga dengan kehadiran Fazri dapat mewakili petani agar mendapatkan bantuan sumur bor di sini,” imbuhnya.
Sementara itu di tempat yang sama Bagus Setiawan, petani melinal dari Aceh Timur mengatakan petani cabai dan palawija untuk menggarap tanah membutuhkan traktor.






