Warga Jeulingke Keluhkan Tak Nikmati Air PDAM Tirta Daroy

Konon, di Gampong Jeulingke ini sulit untuk kita lakukan penggalian air sumur yang debit airnya sangat minim, pun air disini tidak bersih karena kondisi tanah rawa. Maka, kami sangat berharap pemko Banda Aceh dapat menyegera mengatasi hal tersebut. Karena air merupakan kebutuhan sangat krusial.

“Setiap hari kami harus membeli air berjerigen jerigen, sangat mahal tak mungkin kami membelinya saban hari hingga harus mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit, yang secara pendapatan ekonomi kami saja masih carut marut,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut anggota komisi 4 DPRK Banda Aceh, H Heri Julius kembali angkat bicara. Dia sangat sesalkan hal tersebut terjadi yang notabene warga setempat.

Kemarin soal jalan yang tak kunjung diperbaiki sudah capai tiga tahun lebih, hari ini terkait PDAM, kapan pemko Banda Aceh mampu menyelesaikan hal hal yang sangat krusial dibutuhkan oleh masyarakat.

Jika hal seperti ini saja tak mampu diselesaikan, kapan lagi masyarakat dapat merasakan kehidupan yang normal. Semuanya pada kekurangan tanpa ada perhatian seyogyanya seperti yang diharapkan.

“Masyarakat sudah sangat susah ekonomi, jangan ditambah lagi dengan hal hal yang seharusnya menjadi perhatian pemerintah tapi tak dapat di laksanakan dengan baik,” jelasnya.

Dia berharap agar pemko Banda Aceh, agar dapat segera menangani hal hal yang menjadi sangat dibutuhkan oleh masyarakat, jangan ada terkesan pembiaran.

“Saya meminta PDAM untuk dapat segera mengatasi hal tersebut agar masyarakat dapat merasakan air PDAM dengan normal, tanpa harus resah seperti sekarang ini,” tutup mantan wakil ketua DPRK Banda Aceh, dari fraksi Partai NasDem tersebut. []

Pos terkait