Tutup Pentas Seni GTK PAUD XII, Illiza Dorong Penguatan Kreativitas dan Perlindungan Anak

Oplus_131072
Oplus_131072

Ia menyebutkan, Pemerintah Kota Banda Aceh telah mengambil langkah cepat melalui pendampingan terhadap korban serta melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan layanan daycare, termasuk aspek perizinan, standar layanan, dan sistem pengawasan.

Sementara itu, Ketua PD Himpaudi Kota Banda Aceh, Idayanti mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat, kreativitas, kompetensi, serta rasa percaya diri para guru dan tenaga kependidikan PAUD non formal dalam berinovasi dan berkarya.

“Himpaudi juga berharap adanya kebijakan dan perhatian yang lebih adil terhadap guru non formal, baik dalam hal kesejahteraan, kesempatan pengembangan kompetensi, perlindungan kerja, maupun penghargaan atas dedikasi dalam mendidik anak usia dini,” ujarnya.

Menurut Idayanti, Himpaudi Kota Banda Aceh juga terus berkomitmen meningkatkan kompetensi pendidik PAUD melalui berbagai program pelatihan, pembinaan, workshop, diklat berjenjang, serta kegiatan peningkatan profesionalisme guru lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Banda Aceh Siti Hajar, Ketua PW Himpaudi Aceh Yulia Sari, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banda Aceh Sulaiman Bakri, Plt Kepala DP3AP2KB Banda Aceh Tiara Sutari, para Bunda PAUD Kecamatan, serta guru dan tenaga kependidikan PAUD se-Kota Banda Aceh. (Adv)

Pos terkait