“Sekali terlibat narkoba, hidup tidak akan pernah sama lagi. Keluarga ikut
menanggung beban, dan masa depan dapat hancur,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Kejati Aceh berharap para pelajar tidak hanya memahami hukum, tetapi juga mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif serta berani menolak ajakan yang mengarah pada pelanggaran hukum dan penyalahgunaan narkotika
“Kami berharap para siswa dapat menjaga diri, memilih lingkungan pergaulan yang sehat, dan berani mengatakan tidak pada narkoba,” pungkas Amanto.
Program Jaksa Masuk Sekolah merupakan komitmen Kejati Aceh dalam
membangun kesadaran hukum sejak dini guna menciptakan generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan taat hukum. []






