APJN.NET – Banda Aceh | Seorang pria asal Aceh viral di media sosial karena diduga memaki Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pandemi COVID-19. Polda Aceh bakal menggandeng Bareskrim untuk memburu pria tersebut.
“Sekarang masih proses penyelidikan. Karena pelaku tidak berada di Indonesia jadi ada proses antarnegara yang harus dilalui,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (3/8/2021).
Winardy menyebut terduga pelaku saat ini berada di Malaysia. Menurutnya, Polda Aceh bakal meminta bantuan Bareskrim serta Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri untuk menyelidiki keberadaan pria tersebut.
“Polda Aceh meminta bantuan asistensi ke Bareskrim Polri dan nanti akan melakukan koordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional Polri yang selanjutnya proses apakah via G to G (pemerintah dengan pemerintah) atau P to P (private to private).Tergantung hasil koordinasi,” ujarnya.
Sebelumnya, video yang memperlihatkan seorang pria memaki Presiden Jokowi terkait pandemi COVID-19 viral di media sosial. Polisi menyebut pelaku berada di Malaysia.
Dalam video yang dilihat detikcom, Senin (26/7/2021), tampak seorang pria berbicara dalam bahasa Indonesia bercampur bahasa Melayu. Dalam video, tampak foto Presiden Jokowi dengan pose tengah berbicara.
Di bawah foto Jokowi tertulis ‘Wufan Maulana’ dan pada video terdapat tulisan ‘berhati-hatilah hidup di fase mulkan jabariyan’. Dalam video, pria tersebut menyebut di Aceh tidak ada Corona.
Pria itu kemudian menyebut Jokowi memasukkan PKI ke Aceh dengan alasan zona merah Corona. Dia juga menyamakan presiden dengan binatang.






