Wakil Gubernur Aceh dalam sambutannya menyampaikan bahwa momen Hari Pahlawan harus dimaknai bukan hanya sebagai peringatan sejarah, tetapi juga sebagai refleksi untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan para pahlawan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Perjuangan hari ini tidak lagi dengan mengangkat senjata, tetapi perjuangan membangun, melahirkan karya, menegakkan keadilan, menjaga integritas, serta berupaya memajukan Aceh dan Indonesia agar semakin sejahtera dan bermartabat,” ujar Fadhlullah.
Ia menegaskan, Aceh memiliki catatan panjang dalam sejarah perjuangan bangsa, di mana semangat keikhlasan dan keberanian rakyatnya menjadi inspirasi bagi generasi masa kini. “Ketika banyak wilayah telah ditaklukkan, Aceh tetap berdiri tegak sebagai benteng terakhir martabat bangsa. Semangat inilah yang mengalir dalam darah masyarakat Aceh hingga kini,” ujarnya.
Fadhlullah berharap agar para keluarga pahlawan senantiasa memberikan doa dan dukungan moral kepada Pemerintah Aceh dalam melanjutkan cita-cita perjuangan para pendahulu. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Menghargai bukan sekadar mengenang, tetapi meneruskan cita-cita dan nilai perjuangan itu dalam kehidupan nyata,” katanya. []






