
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Junaidi, Kepala SMK SMTI Banda Aceh, serta seluruh civitas akademika SMK SMTI Banda Aceh yang telah meluluskan sekitar 238 siswa dan siswi. Alhamdulillah, sekitar 85,7% dari lulusan telah terserap di industri, melanjutkan ke perguruan tinggi, atau berwiraswasta. Sementara itu, sekitar 14,3% sisanya akan disalurkan dalam waktu dekat, kurang dari 100 hari, insya Allah,” ujarnya.
Lulusan SMK SMTI Banda Aceh tidak hanya mendapatkan ijazah, tetapi juga sertifikat kompetensi yang menjamin kemampuan mereka. Sertifikasi ini meliputi sertifikat nasional melalui DNFP dan sertifikat internasional.
Kerja sama antara SMK SMTI Banda Aceh dengan industri sangat baik dan terus meningkat, terbukti dengan penempatan lulusan di berbagai industri yang tersebar di seluruh Indonesia.”
“Saya mengimbau kepada masyarakat Banda Aceh untuk mengenal dan menyekolahkan putra-putri mereka di SMK SMTI Banda Aceh, sekolah negeri perindustrian yang telah terbukti keterampilan dan kualitasnya. Sekolah ini berpilar pada industri, dan lulusan-lulusannya telah terserap dengan baik di berbagai bidang.
Kontribusi kami terus ditingkatkan untuk menyiapkan SDM industri yang berkualitas, berdaya saing, dan siap kerja untuk membangun industri dan masa depan Indonesia.
Pada pelantikan lulusan angkatan ke-56 SMK SMTI Banda Aceh tahun pelajaran 2024/2025, kita patut berbangga dengan kemajuan sekolah ini, yang tidak terlepas dari peran alumni-alumninya yang telah tersebar di berbagai profesi dan daerah.
“Saya mengimbau para alumni, yang dipimpin oleh Ketua Alumni SMK SMTI Banda Aceh, Bapak Husaini, untuk membangun sinergi dan kekuatan alumni di berbagai profesi. Alumni dapat membantu adik-adiknya yang masih sekolah dengan memberikan bantuan beasiswa atau fasilitas lainnya,” paparnya.
Selain itu, ia meminta alumni yang sudah bekerja di berbagai industri juga diharapkan dapat membantu adik-adiknya yang baru lulus untuk mendapatkan pekerjaan dan memfasilitasi proses penerimaan mereka.
“Dengan mengerahkan semua kekuatan, insya Allah kita dapat menciptakan SDM yang kuat dan menjadikan sekolah kita tangguh dalam menyiapkan SDM industri yang berkualitas. Kami akan terus berkomunikasi dengan Kementerian Pusat dan satuan kerja kami di Banda Aceh, seperti SMK SMTI dan BSPJI Aceh yang dipimpin oleh Bapak Agung,” ujarnya.
SMK SMTI Banda Aceh memiliki banyak mitra industri yang dapat dijadikan sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan. “Silakan terus berkomunikasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memajukan industri di Aceh dan Banda Aceh. Ini menjadi prioritas kami,” tambahnya.
Kepala Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Aceh, Agung Budi Lestari, menyatakan bahwa pihaknya secara rutin melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah. “Kami juga melakukan audiensi dan kunjungan untuk mensinergikan program-program kegiatan bersama dinas-dinas pada pemerintah daerah,” jelasnya.
“Selama ini, sudah beberapa kegiatan yang telah berjalan dan bersinergi dengan pemerintah daerah. Bentuk kerja sama tersebut antara lain dalam penyediaan SDM, pendampingan, penumbuhan wirausaha baru, serta layanan terkait jaminan mutu produk, pengujian, dan evaluasi produk, termasuk izin edar produk.
Semua industri, baik skala kecil, menengah, maupun besar, telah bekerja sama secara rutin dengan BSPJI. Contohnya adalah rencana kunjungan ke SBA dan saus sambal campli dalam rangka reses bersama anggota dewan,” ungkapnya. []






