Sementara emas kedua diraih oleh Fudhailul Barri, yang tampil impresif pada nomor Catur Cepat Perorangan Putra dengan torehan 6,5 poin dari tujuh babak. Penampilan stabil Fudhailul di setiap ronde menegaskan kapasitasnya sebagai salah satu pecatur terbaik nasional. Dikenal aktif di berbagai turnamen seperti PORA dan Aceh Open, Fudhailul saat ini tercatat sebagai PPPK pada Satpol PP dan WH Aceh.
Selanjutnya satu medali perak dipersembahkan oleh Tim Beregu Putra Korpri Aceh pada nomor Catur Standar Beregu Putra melalui performa solid dari empat pecatur andalan: FM Zulkhairi (Papan 1), Juanda (Papan 2), FM M. Hendrik F. (Papan 3), dan Musliadi (Papan 4).
Sementara satu medali perunggu disumbangkan oleh FM Zulkhairi pada kategori Papan Satu Terbaik Beregu Putra. Capaian ini menegaskan kiprah pentingnya dalam memperkuat tim sekaligus kontribusi di level individu.
Keberhasilan tim catur Aceh itu tidak lepas dari peran pengurus Korpri Aceh, yaitu Ketua Carateker Korpri Azwardi, Kepala Badan Kepegawaian Aceh (BKA) Abdul Qohar dan Sekretaris BKA, Muhadi, yang memberikan dukungan penuh kepada para atlet dari sejak hari pertama pertandingan hingga momen penyerahan medali.
Rangkaian pencapaian tersebut menjadi bukti nyata dedikasi, disiplin, dan kerja keras para atlet Korpri Aceh dalam mengharumkan nama daerah di kancah nasional. Sekaligus, memperkokoh posisi Aceh sebagai salah satu kekuatan utama catur Korpri Indonesia. []






