Lebih lanjut Mualem menyebutkan jika Ummi Arongan merupakan sosok yang dihormati lintas kalangan karena keteguhan iman, kelembutan sikap, dan perannya yang besar dalam membina moral generasi muda.
Mualem menyebutkan jika Ummi Ainal Mardhiah bukan hanya guru bagi para santri, tetapi juga panutan bagi masyarakat Aceh dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan.
“Semoga seluruh amal jariyah beliau menjadi penerang di alam barzakh dan pahala yang terus mengalir,” ujarnya
Gubernur mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk mengenang jasa-jasa Ummi dengan melanjutkan semangat pengabdian beliau.
“Mari kita panjatkan doa agar Ummi mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga besar Dayah Tauthiatuth Thullab diberikan kesabaran serta kekuatan.”
Rencananya, jenazah almarhumah akan dimakamkan pada Selasa 7/10, besok di kompleks Dayah Tauthiatuth Thullab Arongan, Samalanga tempat beliau mengabdikan hidupnya selama puluhan tahun untuk mendidik dan membimbing santri.
Kepergian Ummi Arongan meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Aceh, namun juga meneguhkan keyakinan bahwa karya dan keteladanannya akan abadi. []






