VKN LAN 2025 Angkatan XXIV: Bangun Desa untuk Pemerataan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan

F/IST.

Salah satu anggota tim, Akkar Arafat, menekankan bahwa pelajaran penting dari VKN Pidie adalah perlunya kepemimpinan berbasis data yang mampu menjadikan informasi sebagai instrumen strategis dalam pengambilan keputusan. Ia juga menilai bahwa kepemimpinan kolaboratif yang membangun sinergi lintas sektor, partisipatif yang membuka ruang aspirasi publik, serta inovatif dan adaptif dalam merespons tantangan lokal, menjadi kunci dalam memperkuat kemandirian desa. Menurutnya, transformasi birokrasi hanya akan berjalan jika pimpinan mampu memberi keteladanan dan mendorong aparatur menjadi agen perubahan.

Melalui hasil visitasi ini, tim berharap praktik-praktik baik yang berkembang di Pidie dapat menginspirasi daerah lain di Indonesia dalam mempercepat pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan secara nasional.

Adapun peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXIV dengan Visitasi Kepemimpinan Nasional di Kabupaten Pidie dilakukan secara virtual melalui zoom. Ketuanya adalah Galih Priya Kartika Perdhana, Wakil Ketua Restu Andi Surya, Sekretaris Medi Oktafiansyah, Anggota Yafet Krismatius Buulolo, Muhammad Reza Pahlevi Nasution, Akkar Arafat, Husnan, Husensah, Rahwadi, Bayu Irsahara, Jepri Ginting, Najarudin Safaat, Pujiono Slamet, Novly Tenlie Nelson Momongan, Wahyu Indarto, Akhmad Zaenal Fikri,

I Wayan Putu Sutresna, Kurniawan Wawondos, Sujatmiko, Surya Rayendra, dengan pembinaan dari Fasilitator Dra. Arfah Salwah, M.Si dari Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Kinerja Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. []

Pos terkait