Ia menambahkan, serah terima aset ini merupakan wujud nyata kolaborasi Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Tengah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas.
“Rumah Sakit Regional Aceh Tengah diharapkan menjadi pilar utama sistem rujukan di wilayah tengah Aceh, sehingga masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Banda Aceh. Aset yang diserahkan hari ini bernilai lebih dari Rp151 miliar, melalui mekanisme hukum yang jelas, dengan rekomendasi DPRA dan penetapan hibah oleh Gubernur Aceh. Hal ini menegaskan transparansi dan akuntabilitas prosesnya,” kata Mualem.
Ia berharap Pemkab Aceh Tengah dapat mengelola rumah sakit ini secara optimal sehingga menjadi pusat pelayanan kesehatan unggulan di dataran tinggi Gayo.
Tidak hanya soal fisik gedung, dalam kesempatan itu Mualem menyinggung soal upaya peningkatan layanan kesehatan di Aceh dengan memprioritaskan peningkatan kapasitas dokter dan tenaga kesehatan.
“Bukan hanya gedung, tapi penting juga meningkatkan kepakaran dan kapasitas dokter yang bertugas di Aceh. Ini dapat dimulai dari universitas-universitas,” katanya.[]






