“Semua capaian tersebut tidak mungkin terwujud tanpa dukungan dan kerja keras seluruh personel, mulai dari tamtama, bintara, perwira, pejabat utama, hingga aparatur sipil negara yang menjadi bagian penting dari kesuksesan kesatuan ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, tongkat estafet kepemimpinan Polda Aceh kini telah diserahkan kepada Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah, seorang perwira tinggi Polri putra asli Aceh yang sarat pengalaman.
“Saya yakin di bawah kepemimpinan beliau, Polda Aceh akan semakin maju, semakin presisi, dan semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Achmad Kartiko yang selanjutnya akan bertugas sebagai Pati Bareskrim Polri.
Sebelum menutup sambutannya, ia berpesan kepada seluruh personel Polda Aceh agar tetap solid, bersemangat, dan menjadikan pengabdian sebagai ibadah dengan penuh tanggung jawab serta keikhlasan.
“Jagalah martabat Polda Aceh sebagai bagian dari wilayah yang memiliki kekhususan, sehingga keberadaan kita semakin dipercaya dan dicintai oleh masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Kapolda Aceh yang baru, Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah, menyampaikan bahwa upacara serah terima tersebut merupakan momentum sarat makna. Bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga simbol kesinambungan kepemimpinan, loyalitas terhadap organisasi, serta kehormatan dalam pengabdian kepada institusi Polri, khususnya di Aceh.
Ia mengucapkan penghormatan sekaligus terima kasih sebesar-besarnya kepada Irjen Achmad Kartiko atas dedikasi, keteladanan, dan capaian selama menjabat.
Menurutnya, di bawah kepemimpinan Achmad Kartiko, Polda Aceh menunjukkan kinerja luar biasa dalam menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendukung program pemerintah, serta melahirkan berbagai inovasi strategis yang berdampak positif.






