Pemerintah Aceh Dukung Penguatan Gerakan PKK sebagai Mitra Pembangunan Daerah

Asisten III Sekda Aceh, Drs. Muhammad Diwarsyah., M.Si.,membuka acara peringatan hari kesatuan gerak ( HKG)ke 50 tahun 2025.Bergerak bersama PKK mewujudkan Astra Cita menuju Indones Emas, Banda Aceh, 18 Juli 2025.di Anjong Monmata • F/IST.

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh mendukung kemitraan dengan Tim Penggerak PKK sebagai ujung tombak pembangunan berbasis keluarga. Penegasan ini disampaikan oleh Asisten Sekda Aceh, Muhammad Diwarsyah, saat mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf dalam membuka kegiatan Rapat Konsultasi TP PKK se-Aceh dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Tahun 2025 di Anjong Mon Mata, Meuligoe Gubernur Aceh, Jumat (18/7/2025).

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Muhammad Diwarsyah, disebutkan bahwa Gerakan PKK merupakan bagian integral dari pembangunan daerah karena menyasar langsung pondasi utama masyarakat, yaitu keluarga. Oleh karena itu, dukungan terhadap PKK tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi, tetapi juga harus menjadi komitmen seluruh pemerintah kabupaten/kota di Aceh.

> “Pemerintah Aceh menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya bertumpu pada kerja birokrasi. Perlu ada sinergi dan kemitraan erat dengan organisasi kemasyarakatan seperti PKK, yang memiliki struktur kuat hingga ke tingkat desa,” ujar Diwarsyah dalam sambutannya.

 

Ia menekankan pentingnya sinergi program antara PKK dan pemerintah daerah agar pelaksanaan pembangunan dapat lebih tepat sasaran dan memberikan dampak luas kepada masyarakat.

Forum Rapat Konsultasi TP PKK se-Aceh tahun ini dinilai cukup penting sebagai ruang konsolidasi dan perencanaan bersama dalam menjawab berbagai tantangan sosial yang bersumber dari keluarga. Tantangan tersebut antara lain tingginya angka stunting, penyalahgunaan narkoba, hingga persoalan ekonomi rumah tangga.

Pos terkait