Tim Gabungan Kodam IM gerebek Gudang Oplosan Elpiji dan BBM di Banda Aceh

Lebih lanjut, Pangdam IM menegaskan pentingnya pengawasan yang berkelanjutan serta penegakan hukum yang tegas dan tidak pandang bulu. Oleh karena itu, Kodam IM akan terus meningkatkan koordinasi intensif dengan BP Migas Aceh, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, serta Pertamina untuk melakukan pemetaan dan pengawasan di titik-titik rawan penyelundupan dan penimbunan energi bersubsidi.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IM juga menginstruksikan kepada Dandeninteldam IM untuk terus mengoptimalkan pelaksanaan deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi ancaman terkait distribusi energi bersubsidi maupun praktik ilegal lainnya yang dapat merugikan masyarakat dan negara.

Mayjen TNI Niko Fahrizal juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli dan aktif melaporkan jika menemukan indikasi adanya penyimpangan distribusi energi bersubsidi di lingkungan masing-masing. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menciptakan sistem distribusi yang adil, aman, dan tepat sasaran. Ia juga berharap agar seluruh elemen bangsa bersatu dalam menjaga ketahanan energi nasional dan menjamin bahwa hak masyarakat atas energi bersubsidi dapat tersalurkan dengan baik dan tepat. []

Pos terkait