Hasil Awal Operasi
Puluhan Preman Ditindak, Narkoba Turut Diungkap Operasi yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda NTT itu melibatkan 878 personel, terdiri dari 152 personel dari Polda dan 726 personel dari jajaran Polres.
Beberapa kasus menonjol yang berhasil diungkap dalam hari-hari awal operasi antara lain,
Polresta Kupang Kota berhasil mengamankan 5 orang pelaku premanisme yang meresahkan masyarakat.
Polres Flores Timur menangkap seorang pengedar narkoba, yang juga terindikasi memiliki kaitan dengan jaringan premanisme.
Strategi dan Sinergi Polda NTT, menutup celah aksi premanisme
Polda NTT mengungkapkan telah mengambil langkah strategis, antara lain:
* Patroli dan penegakan hukum terhadap oknum ormas yang melakukan tindak pidana,
* Razia di titik-titik rawan pungli dan premanisme,
* Pengecekan legalitas ormas,
* Koordinasi dengan ahli dan stakeholder untuk membekukan atau mencabut izin ormas bermasalah.
Selain itu, Polda NTT juga terus memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan, guna memastikan keberhasilan operasi serta menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan.
“Langkah-langkah ini merupakan bagian dari preventif strike sebagai wujud perlindungan nyata dari pemerintah terhadap masyarakat NTT, demi mendukung visi besar Asta Cita Indonesia Emas 2045,” kata Kabid Humas.
Ajakan untuk Masyarakat: Laporkan, Jangan Takut!
Polda NTT mengajak seluruh masyarakat untuk tidak takut melaporkan segala bentuk aksi premanisme yang dialami atau disaksikan.






