Menanggapi hal tersebut, Pangdam IM menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut dan menyampaikan kesiapan jajarannya untuk turut terlibat aktif dalam mendukung pembangunan berwawasan lingkungan.
“TNI memiliki peran penting dalam menjangkau wilayah-wilayah terluar dan sulit dijangkau. Oleh karena itu, kolaborasi ini akan semakin memperkuat upaya kita bersama dalam mendorong pembangunan yang merata, inklusif, dan berkelanjutan,” imbuh Pangdam.
Mayjen TNI Niko Fahrizal juga berharap agar hasil dari pertemuan ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama konkret di lapangan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh, khususnya dalam hal konservasi lingkungan, pemanfaatan energi hijau, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat desa dan daerah terpencil.
Dari pihak Bappenas dan PEMA Aceh Karbon, para perwakilan menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Pangdam IM dan jajarannya. Mereka optimistis bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini dapat menjadi motor penggerak percepatan pembangunan hijau di Aceh.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Kodam Iskandar Muda. Kami percaya, dengan dukungan dari institusi pertahanan, proses pembangunan yang berkelanjutan dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh langsung masyarakat di lapisan bawah,” ujar Komisaris Utama PEMA Aceh Karbon, Samy Hamzah.
Turut hadir mendampingi Pangdam IM dalam pertemuan tersebut, antara lain Kasdam IM, Kapoksahli Pangdam IM, Asops Kasdam IM, Aspers Kasdam IM, Aslog Kasdam IM, Aster Kasdam IM, dan Asrendam IM.






