“Pertemuan tersebut bertujuan untuk mendapat dukungan penyediaan irigasi sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan. Untuk itu kami mohon dukungan bapak presiden agar dapat segera terwujud,” ucap Mualem.
Selain itu, sambung Gubernur, kita bersama Kapolda, Kajati, Anggota Komisi IV DPR RI serta Pupuk Indonesia telah melakukan sosialisasi pupuk bersubsidi kepada stakeholder pengendali distribusi pupuk subsidi, seperti kios, distributor serta penyuluh agar penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran.
Kepada Presiden, Mualem juga meminta bantuan alat dan mesin pertanian karena pada bulan april ini Aceh memasuki panen raya, maka perlu bantuan alat panen combine, serta alat olah tanah traktor guna mengejar target LTT.
“Kami laporkan juga Pak Presiden, serapan gabah kita di Aceh oleh Bulog sudah mencapai 139,54 persen dari target yang diberikan. Terima kasih atas kebijakan Pak Presiden terjait dengan kenaikan harga gabah menjadi Rp6.500 yang membuat petani sangat bahagia dan bergairah menanam padi,” pungkas Gubernur.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Aceh, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunann Aceh Cut Huzaimah, Kepala Biro Administrasi Pimpinann Setda Aceh Akkar Arafat, perwakilan Pemkab Aceh Besar, Balai Wilayah Sungai, Bulog Divre Aceh. []






