Bukvic juga menyinggung kesuksesan program Kafala Orphans di Aceh sebagai bentuk kedekatan IsDB dengan masyarakat Aceh.
“Program Kafala Orphans di Aceh adalah salah satu yang paling berhasil dalam sejarah IsDB. Selama 17 tahun, program ini telah menyentuh kehidupan lebih dari 17.000 anak yatim. Ini menunjukkan betapa kuatnya hubungan kami dengan Aceh,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bukvic juga membuka peluang penyelenggaraan strategic retreat di Banda Aceh bersama Kementerian Keuangan RI guna merumuskan peta jalan kerja sama pasca-2025. IsDB juga berkomitmen menjembatani Aceh dengan lembaga-lembaga keuangan Islam lainnya dalam ekosistem global yang mereka koordinasikan.
Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemitraan antara Aceh dan IsDB, sejalan dengan tekad Pemerintah Aceh untuk menjadikan provinsi ini sebagai pusat peradaban Islam dan kekuatan ekonomi regional di masa depan.
Fadlullah hadir bersama Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Syaridin, Wali Kota Subulussalam, H.M Rasyid Bancin. []






