“Kami juga mendapatkan dukungan penuh dari Ibu Gubernur untuk keberlangsungan Pasar Tani ini. Para pelaku UMKM pun berharap agar kegiatan ini terus berlangsung karena mereka merasa sangat terbantu,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, istri Gubernur Aceh juga turut berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang hadir. Sejumlah produk pertanian hasil Pasar Tani dibagikan secara gratis kepada pengunjung, sebagai bentuk apresiasi terhadap para petani dan pelaku usaha lokal yang telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas pangan di Aceh.
Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, harapan besar pun muncul agar Pasar Tani bisa menjadi agenda rutin yang terus memberi manfaat bagi ekonomi rakyat dan ketahanan pangan di Aceh.
Berbagai produk tersedia di Pasar Tani ini, mulai dari sayur-mayur segar, buah-buahan, pupuk dan bibit tanaman, telur ayam, ayam merah, sembako, makanan siap saji, bumbu masakan, serta daging lembu segar. Untuk masyarakat yang membutuhkan gas LPG 3 kg bersubsidi, panitia juga menyediakan stok dengan syarat membawa KTP asli saat pembelian.
Salah satu daya tarik utama dalam gelaran ini adalah ketersediaan daging lembu segar dari HERI Cabang Beurawe dengan harga Rp150.000/kg, yang jauh lebih kompetitif dibandingkan harga pasar menjelang hari raya Idul Fitri. []






