Plt Sekda Sambut Kedatangan Staf Khusus Menteri Ekraf, Bahas Kerja Sama Pengembangan Ekonomi Kreatif di Aceh

Plt Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, didampingi oleh Asisten I dan Asisten II Setda Aceh, menerima kunjungan kerja Staf Khusus Menteri Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI, Rian Syaf, di ruang rapat Sekda Aceh, Senin, 24 Maret 2025 • Foto Ist.

Di sisi lain, Asisten I Setda Aceh Azwardi menegaskan pentingnya pengawalan pengembangan ekonomi kreatif di Aceh dengan fokus pada sektor-sektor yang memiliki potensi besar. “Aceh sangat kreatif, dan langkah ini merupakan langkah baik yang harus ditindaklanjuti dengan serius,” ujarnya.

Selain Aceh, wilayah lain yang juga masuk dalam daftar 15 provinsi pengembangan ekonomi kreatif adalah Banten, Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY Yogyakarta, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, Papua, dan Maluku. Kemenkraf berharap, dengan ditambahkannya Aceh sebagai salah satu wilayah pengembangan ekonomi kreatif, akan tercipta lapangan kerja berkualitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Rian Syaf juga menambahkan bahwa dalam Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran, ekonomi kreatif disebutkan sebagai salah satu fokus utama untuk menciptakan lapangan kerja bagi generasi muda serta mempercepat pengembangan sektor ini. “Ekonomi kreatif menjadi solusi untuk menciptakan lapangan kerja yang berkualitas dan diharapkan dapat menyerap tenaga kerja hingga 1 juta orang pada tahun 2025,” pungkasnya.

Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, Aceh diharapkan dapat memanfaatkan peluang besar ini untuk berkembang menjadi salah satu pusat ekonomi kreatif terkemuka di Indonesia. []

Pos terkait