Sebagai pesan kepada para Ketua TP PKK yang baru dilantik, Marlina mengajak mereka untuk menjadi pemimpin yang visioner dan inspiratif, membangun komunikasi yang baik dengan seluruh jajaran hingga tingkat desa, memperkuat jejaring dan kolaborasi, serta menerapkan inovasi dalam setiap program.
“Dengan komitmen, kerja keras, dan semangat kebersamaan, insya Allah kita dapat menjalankan tugas ini dengan baik. Mari kita jadikan PKK sebagai gerakan yang tidak hanya aktif, tetapi juga memberikan perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, Plt. Sekda Aceh, Muhammad Nasir, yang membacakan sambutan Gubernur, menekankan pentingnya peran Ketua TP PKK, Pembina Posyandu, dan Ketua Dekranasda dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama perempuan, anak, dan keluarga.
Gubernur juga menyoroti tugas strategis TP PKK dalam membangun ketahanan keluarga dan pemberdayaan perempuan, khususnya melalui upaya penurunan angka stunting dengan edukasi gizi, pemantauan kesehatan ibu dan anak, serta pola asuh yang sehat.
“Posyandu diharapkan terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Sementara Dekranasda berperan dalam mengembangkan ekonomi kreatif dan memberdayakan perajin lokal agar lebih kompetitif,” kata Muhammad Nasir membacakan sambutan Gubernur.
Pelantikan ini juga dihadiri oleh para asisten sekda, bupati dan wali kota, para kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait, Staf Ahli PKK Mukarramah Fadhlullah, serta para pengurus TP PKK, Posyandu, dan Dekranasda Aceh. []






