Disamping itu, lanjutnya kebersamaan seperti itu juga dapat menjadi obor yang membangkitkan semangat pengabdian untuk bekerja lebih optimal lagi serta sekaligus dapat menjadi benteng agar tidak melakukan perbuatan menyimpang yang dapat meruntuhkan kebanggaan dan marwah keluarga.
Acara tersebut dilengkapi dengan mengundang seluruh Anggota Keluarga Besar PT BNA, dan mendatangkan penceramah Ahli Hukum Keluarga Islam, Dosen UIN Ar-Raniry yang juga Pengurus ICMI Aceh, Ustadz Dr Agustin Hanafi, MA.
Selanjutnya, dalam ceramah singkatnya, Dr Agustin memulai dengan menyatakan bahwa ibadah terlama yang bisa dilakukan adalah perkawinan. “Jika puasa Ramadhan kita melakukan hanya dalam waktu satu bulan. Tetapi perkawinan kita lakukan selamanya, selama masih dalam ikatan perkawinan,” paparnya.
Oleh karena itu, sambungnya lagi rawatlah perkawinan karena esensi perkawinan adalah untuk mencapai kebahagiaan dengan membentuk keluarga yang Sakinah, mawaddah, dan warrahmah.
“Untuk mewujudkan keluarga yang bahagia ini maka ada beberapa hal penting yang kita lakukan adalah komunikasi yang harmoni antar suami istri dan anak-anak, sentuhan fisik yang lembut dan menyenangkan, saling pengertian, saling melayani, berbagi cinta dengan suami istri, dan penting juga memanfaatkan quality time berdua saja ke tempat-tempat yang romantis,” ujar Alumni Universitas Al-Azhar Cairo, Mesir, itu.
Acara tersebut dihadiri sekitar 175 orang diakhiri dengan Buka Puasa Bersama. Acara itu tampak seru dan riuh karena banyaknya anak-anak yang ikut berbuka.






