Pangdam Tekankan Prajurit Kodam IM harus Kuasai Beladiri Militer Taktis

FOTO IST.

Pangdam IM juga menekankan bahwa latihan beladiri taktis ini harus terus diasah dan menjadi bagian dari rutinitas para prajurit Kodam IM. Dengan semakin tingginya dinamika tugas, mulai dari operasi militer perang hingga operasi militer selain perang seperti pengamanan wilayah, bantuan kemanusiaan, dan tugas lainnya, maka kemampuan ini akan menjadi modal utama dalam menjaga ketertiban dan keamanan.

“Beladiri taktis ini tidak hanya berguna dalam pertempuran, tetapi juga dalam berbagai kondisi di lapangan. Dengan penguasaan teknik yang baik, prajurit dapat menangani situasi genting tanpa harus menggunakan senjata api atau tindakan kekerasan yang berlebihan. Ini menunjukkan profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugasnya,” tegas Pangdam IM.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa beladiri taktis juga berfungsi sebagai alat pertahanan diri dari ancaman musuh dan dapat diterapkan dalam berbagai skenario, termasuk saat melakukan tugas pengamanan VIP, patroli wilayah rawan, hingga pengamanan objek vital negara.

Dengan adanya pembekalan beladiri militer taktis, Mayjen TNI Niko Fahrizal berharap seluruh prajurit Kodam IM dapat semakin siap menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan. Menurutnya, seorang prajurit yang terlatih dengan baik tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki ketangguhan mental dan jiwa keprajuritan yang tinggi.

“Saya berharap setiap prajurit Kodam IM benar-benar menguasai ilmu beladiri militer ini, bukan hanya sekadar formalitas latihan, tetapi menjadi keterampilan yang benar-benar melekat dalam diri mereka. Dengan begitu, setiap prajurit akan memiliki kesiapan penuh dalam menghadapi tantangan tugas ke depan,” tutup Pangdam IM.

Pos terkait