Ia menambahkan bahwa bantuan alat pertanian akan dikirim lengkap pada awal Januari, sementara yang diberikan saat ini adalah simbolis.
Menteri Pertanian RI juga menegaskan pentingnya kerja keras dalam meningkatkan kesejahteraan. “Jangan pernah bermimpi mengubah nasibmu kecuali dirimu sendiri yang mengubahnya. Jadilah orang yang bekerja keras, bukan yang meminta-minta,” ungkapnya.
Sementara itu, Pangdam IM, Mayjen TNI Niko Fahrizal, menyampaikan apresiasi atas program optimasi lahan rawa yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian.
“Program ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di Aceh,” paparnya.
Pangdam menyampaikan, dengan optimalisasi lahan rawa, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui hasil pertanian yang lebih produktif.
Beliau menambahkan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi erat antara berbagai pihak. “Dukungan infrastruktur, fasilitas yang memadai, serta evaluasi dan monitoring yang konsisten sangat penting untuk memastikan keberhasilan program ini,” tuturnya.
Pangdam IM, Mayjen TNI Niko Fahrizal, tersebut berharap program ini dapat menjadi model bagi daerah lain dalam mengoptimalkan potensi lahan rawa untuk pertanian.
Kegiatan tersebut ikut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Kementerian Pertanian RI, Kepala Badan SDM Pertanian RI, Direktur Irigasi Rawa Kementerian PUPR, Waka Polda Aceh, Pj Sekda Aceh, dan Plt Sekda Kabupaten Aceh Utara. **






