“Kami siap memastikan setiap tahapan Pilkada berlangsung aman dan tertib,” ujar Pangdam.
Pangdam menegaskan bahwa TNI akan menjaga netralitas dan profesionalisme.
“TNI tidak terlibat dalam politik praktis. Kami berkomitmen mendukung pelaksanaan demokrasi tanpa memihak,” tegasnya.
TNI bersama Polri akan melakukan langkah preventif untuk mengidentifikasi potensi kerawanan sosial dan konflik.
“Patroli serta pemantauan intensif akan dilakukan di daerah rawan guna mencegah gangguan yang dapat merusak jalannya demokrasi,” jelas Pangdam.
Pangdam IM juga menyampaikan pentingnya edukasi bagi masyarakat untuk meningkatkan partisipasi dalam Pilkada secara bijak.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyosialisasikan pentingnya Pilkada damai dan partisipasi aktif masyarakat,” katanya.
Rakorpimda ini turut dihadiri oleh Kapolda Aceh, Ketua KIP Aceh, Ketua Panwaslih Aceh, Forkopimda Kabupaten/Kota, serta para pimpinan TNI dan Polri di wilayah Aceh.
Dengan terselenggaranya Rakorpimda ini, diharapkan persiapan Pilkada Serentak 2024 dapat berjalan optimal sehingga menghasilkan pemimpin yang amanah dan berkontribusi pada kemajuan Aceh. **






