Waspadai DBD, Kadiskes Kota Banda Aceh Sebut Ka Puskesmas Sudah Surati Desa Desa Agar Gotroy

Kadis Kesehatan Kota Banda Aceh, Lukman SKM M.Kes • foto: Screenshot/ Ist.

APJN.NET, BANDA ACEH– Dinas kesehatan (Dinkes) Kota Banda Aceh, sudah menginstruksikan seluruh  puskesmas yang ada, dan menyurati desa-desa agar melaksanakan gotong- royong meningkatkan kewaspadaan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di musim penghujan ini.

Demikian disampaikan Kadis Kesehatan Kota Banda Aceh, Lukman SKM M.Kes, terkait siap-siaga menghadapi ancaman DBD, Kamis (14/11/2024).

Menurut Lukman, dalam lokakarya Mini Lintas sektor yang digelar, pada Kamis (14/11/2024) pagi untuk Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh sudah disampaikannya kepada semua muspika untuk Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Karena di bulan Nopember-Desember merupakan bulan-bulan peningkatan kasus DBD

“Untuk itu tadi pagi kepala puskesmas sudah menyampaikannya kepada semua muspika untuk PSN. Karena ini  bulan-bulan peningkatan kasus DBD,” tulis Lukman.

Selain itu, kata Lukman, pihak puskesmas, juga sudah menyurati desa-desa terkait jumlah kasus DBD dan mengimbau untuk melakukan gotong-royong (gotroy).

“Kami sudah menyurati desa terkait jumlah kasus dan himbauan gotong-royong,” ujar salah satu Kepala puskemas, melalui kadis Kesehatan Kota Banda Aceh.

Lukman, mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan  meningkatkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Karena di musim penghujan biasanya di bulan ber-ber kita berharap masyarakat lebih waspada, tingkatkan PSN juga bila sakit segera berobat laporkan ke petugas puskesmas untuk di laksanakan upaya pemberantasan,” pungkas Lukman.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Dr Musriadi Aswad, meminta pemerintah kota, khususnya Dinas Kesehatan Banda Aceh agar siap siaga menghadapi ancaman DBD.

Hal ini penting kata Musriadi mengingat menyangkut nyawa masyarakat, karena itu ia meminta, Dinkes, RSU Meuraxa dan Puskemas terkait agar menyiapkan segala sesuatu dan mengantisipasi semua kemungkinan yang terjadi. Baik mempersiapkan tenaga medis, obat-obatan, tempat perawatan dan lain sebagainya. ***

Pos terkait