Lebih lanjut, Mualem menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan MoU Helsinki, terutama di bidang ekonomi, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.
“Dengan dukungan mayoritas partai besar di tingkat nasional yang menguasai parlemen, kita yakin dapat membangun sinergi dengan pusat untuk membawa perubahan di Aceh,” jelasnya.
Selain itu, Mualem juga berencana menggandeng para ahli, doktor, profesor, dan akademisi untuk berkolaborasi dalam merancang pembangunan Aceh secara berkelanjutan.
“Kita akan merangkul seluruh pihak, dengan para pakar sesuai bidangnya masing-masing, demi tercapainya pembangunan yang lebih baik,” tambahnya.
Faisal Jamaluddin, Juru Bicara Relawan Mualem-Dek Fadh yang turut mendampingi Mualem, menyatakan bahwa setiap kunjungan Mualem mendapatkan respons positif dari masyarakat dan tokoh-tokoh yang ditemui.
“Hal ini menjadi energi baru untuk terus maju dan memenangkan hati masyarakat Aceh,” pungkasnya. ***






