Untuk mencapai tujuan nasional tersebut, sambung Joko, salah satu syarat yang harus dicapai adalah mendorong pencapaian pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan dengan mewujudkan pertumbuhan ekonomi 6-8 persen serta melibatkan partisipasi seluruh stakeholder secara inklusif dalam jangka panjang dan berkelanjutan.
“Pembangunan nasional yang bertumpu pada pertumbuhan dan pemerataan ekonomi dalam rangka mewujudkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat merupakan bagian dari komitmen negara melalui agenda dan kebijakan pemerintah,” tuturnya.
Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan paparan narasumber dialog publik. Yakni Karo Binopsnal Baharkam Polri Brigjen Erwin Kurniawan, Staf Khusus Menteri PPN/Bappenas Chairil Abdini, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Merek Global Indonesia (APREGINDO), dan Akademisi UI Prof Bambang Brodjonegoro. (*)






